Snowden: Arab Saudi Gunakan Perangkat Lunak Israel untuk Lacak Khashoggi

66 views
Ilustrasi/ Anadolu
- Advertisement -

TEL AVIV – Mantan karyawan CIA dan whistle-blower Edward Snowden mengungkapkan jika Arab Saudi menggunakan perangkat lunak  spyware buatan Israel untuk melacak kegiatan Jamal Khashoggi sebelum dibunuh.

“Orang-orang Saudi, tentu saja, tahu bahwa Khashoggi akan pergi ke konsulat, karena dia mendapat janji. Tapi bagaimana mereka tahu niat dan rencananya? kata Snowden dalam  konferensi di Tel Aviv melalui siaran video, dikutip Anadolu.

Khashoggi, seorang kolumnis dan warga negara Saudi untuk The Washington Post, terbunuh pada 2 Oktober setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul.

Begitu berada di dalam, dia  dicekik dan kemudian tubuhnya dipotong-potong, sebagaimana dijelaskan kantor Kejaksaan Istanbul.

Setelah mengumumkan dia dibunuh, Arab Saudi belum mengungkapkan dimana  tubuh Khashoggi hingga kini berada.

Snowden mengatakan smartphone salah satu teman Khashoggi, yang tinggal di pengasingan di Kanada, telah terinfeksi spyware Pegasus milik NSO.

Dia mengatakan perangkat lunak itu memungkinkan Saudi untuk mengumpulkan informasi tentang Khashoggi.

“Yang benar adalah mereka mengejar beberapa temannya melalui program yang ditulis oleh perusahaan Israel.”

Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh lembaga penelitian Kanada Citizen Lab mengatakan,  “Kami memiliki keyakinan tinggi bahwa ponsel Omar Abdulaziz, seorang aktivis Saudi dan penduduk tetap Kanada, menjadi sasaran dan terinfeksi dengan spyware Pegasus milik NSO Group.”

Perangkat lunak ini, yang memungkinkan pengawasan tak terbatas terhadap ponsel, dipandang sebagai aplikasi spyware seluler paling kuat di dunia.

Snowden adalah mantan anggota CIA,  yang membocorkan ribuan dokumen yang merinci program pengawasan jangka panjang oleh pemerintah AS, diberikan suaka oleh Rusia pada tahun 2013 setelah AS menuduhnya dengan spionase. Izin tinggalnya di Rusia diperpanjang hingga 2020.

- Advertisement -