BETARI DURGA KEMBAR

433 views
SBG marah besar karena Betari Durga suka mencacut namanya untuk kepentingan bisnis.
- Advertisement -

BAHWA Sanghyang Bethara Guru (SBG) kenal baik dengan Bethari Durga, itu memang tak terbantahkan. Bukan saja kenal luar, dalem-dalemnya juga kenal, karena dia dulu adalah bekas istrinya. Cuma karena kelakuan Dewi Uma –begitu nama istri SBG– terlalu banyak melanggar kode etik perwidodarian, akhirnya dia diusir dadi Jonggring Salaka dan wajahnya yang cantik itu diubah menjadi wajah raksasa, namanya pun ditabalkan sebagai Bethari Durga.

Sayangnya, meski sudah dihukum begitu berat, di ngercapada Bethari Durga masih suka bikin ulah. Suka bawa-bawa nama SBG bahkan mengaku bisa melancarkan urusan ini itu di kahyangan. Paling kurang ajar, dalam bahasa sandi Bethari Durga SBG disebutnya Pak Lurah, sementara dia sendiri lebih suka dipanggil ”Emak-Emak Militan” dari pada nama pemberian kahyangan yang terkesan serem itu.

”Bagaimana kakang Narada? Itu Bethari Durga masak sebut nama saya sebagai Pak Lurah. Itu kan sontoloyo,” keluh SBG dalam sidang di Bale Marcakunda.

”Ya nggak papa. Yang penting bukan ”Lurah Tekek” alias germo.” hibur Patih Narada.

Bethara Narada juga minta SBG untuk lebih mengontrol emosinya, jangan langsung marah hanya karena namanya dikait-kaitkan dengan Bethari Durga. Faktanya memang begitu, bukan saja rakyat biasa, bahkan sejarahwan Asvi Warman Adam juga sudah tahu itu. Jika SBG membantah tak kenal Bethari Durga, nanti malah bakal ditertawakan wayang sekotak.

Kenapa SBG tak mau dikait-kaitkan dengan Bethari Durga, karena eks bidadari Dewi Uma itu suka membocorkan kebijakan-kebijakan Bale Marcakunda yang belum dirilis ke ngercapada. SBG tak mau dituduh dia yang memberikan informasi itu, karena sesungguhnya yang bermulut ember juga para pejabat kahyangan itu sendiri.

”Bahkan penertiban WTS liar saja kurang membawa hasil, karena Bethari Durga yang membocorkan,” keluh SBG lagi.

- Advertisement -