Ratusan Siswa di Cianjur Libur Sekolah akibat Jembatan Ambruk

30 views
Ilustrasi Jembatan penghubung Kelurahan Kampung Jua dan Kampung Baru putus/ Haria Singgalang
- Advertisement -

CIANJUR – Ratusan siswa asal Desa Girimukti, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, Jawa Barat, terpaksa libur sekolah akibat jembatan kayu antardesa terputus karena meluapnya Muara Cikadu, Rabu (14/11/2018).

Sudah puluhan  tahun jembatan yang terbuat dari kayu tersebut  setiap harinya dilalui warga untuk beraktivitas, terutama pelajar yang pergi maupun pulang sekolah.

Tatang RM (45), tokoh warga Girtimukti mengatakan sejak jembatan putus, sebagian besar pelajar, apalagi saat hujan turun lebat dengan intensitas lama, terpaksa tidak sekolah karena SD dan SMP terletak di luar desa.

Menurutnya sekitar dua ratusan siswa memilih untuk tidak sekolah ketika hujan turun karena arus sungai menjadi deras dan dikhawatirkan menghanyutkan mereka.

“Hanya sebagian kecil yang tetap sekolah dan menyeberang, namun harus melawan derasnya arus,” ujar Tatang, dikutip Antara.

Ia mengatakan, tidak ada lagi akses jalan yang lebih dekat untuk keluar dari desanya.

Sedangkan, akses jalan utama antardesa kondisinya rusak berat dan membutuhkan waktu lama untuk sampai ke desa lain atau pusat Kecamatan Sindangbarang.

Sementara, Yunus Hadiana guru di SDN Pasirnagara, membenarkan sejak putusnya jembatan penghubung antardesa di Girimukti, membuat seratusan siswanya terpaksa tidak masuk sekolah.

Pihaknya dan ratusan kepala keluarga di wilayah tersebut, berharap perhatian dari Pemkab Cianjur, untuk membangun jembatan permanen di wilayah tersebut.

 

- Advertisement -