Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Kota Kalianda

27 views
ilustrasi
- Advertisement -

LAMPUNG – Semburan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) mencapai ke pemukiman warga sekitar Rajabasa, Kalianda, dan Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan.

Paparan debu vulkanik Gunung Anak Krakatau sempat mengarah ke wilayah Kalianda, Lampung Selatan akibat pengaruh arah angin.

Angin bertiup ke Barat sehingga warga Kalianda, Lampung Selatan, merasakan dampak guyuran abu. Akibat guyuran abu vulkanik beberapa warga merasakan mata jadi pedih saat berada di luar ruangan.

Meski demikian arah angin yang berubah-ubah membuat debu vulkanik kembali mengarah ke Selatan ke Samudera Hindia serta wilayah Banten.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Andi Suardi mengatakan, sebagaimana dikutip Sindo, Selasa (20/11/2018), aktivitas Gunung Anak Krakatau sangat fluktuatif. Terkadang kolom abu disertai material debu vulkanik bergerak ke arah Timur, Barat Utara, dan Selatan, bergantung pada arah angin.

Saat erupsi seperti sekarang ini debu vulkanik rutin keluar dari kepundan GAK, namun ketinggian kolom abu selalu berbeda-beda setiap harinya. sementara arah angin mempengaruhi jatuhnya debu yang dilontarkan dari GAK.

“Tercatat, jika debu bisa mencapai Rajabasa, Kalianda, hingga Sidomulyo, dipastikan ketinggian kolom abu mencapai 600 meter. Sementara kecepatan angin di perairan mencapai 10 hingga 15 knot mengarah ke Barat,” katanya.

Secara visual pada malam hari baik secara langsung maupun melalui CCTV teramati sinar api aliran lava pijar ke arah selatan dan lontaran lava pijar ke segala arah. aktivitas kegempaan, didominasi tremor menerus (microtremor) dan terekam dengan amplitudo 20-58 mm dominan 56 mm.

 

- Advertisement -