Ibu Darkem bisa Pulang Setelah Ditahan Majikan Selama 15 Tahun di Saudi

57 views
Ilustrasi/ Foto: hetanews.com

INDRAMAYU – Setelah 15 tahun  tidak diperbolehkan pulang oleh majikannya di Arab Saudi, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Tegal Girang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Darkem (51) akhirnya bisa pulang ke rumahnya.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih di Indramayu, Selasa (20/11/2018) mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang sudah membantu proses pemulangan ibu Darkem.

Menurutnya ibu Darkem pulang dengan membawa hak-haknya termasuk sisa gajinya selama 10 tahun dibayar oleh majikannya.

Darkem berangkat ke Arab Saudi pada 13 Oktober 2003 dan baru bisa pulang pada tahun 2018 ini. Selama bekerja di sana dia tidak diizinkan pulang oleh majikannya.

“Setelah lebih dari tiga tahun bekerja, Darkem tidak diizinkan untuk pulang bahkan gajinya pun mulai tidak dibayar,” tuturnya.

Juwarih mengatakan pada 24 Januari 2017 Riyan Ade Saputra, anak kandung Darkem menyampaikan pengaduan ke Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu bahwa ibunya sudah 14 tahun tidak bisa pulang karena ditahan majikannya di Arab Saudi.

Pada 27 Januari 2017 secara tertulis SBMI Cabang Indramayu menyampaikan pengaduan ke KBRI Riyadh, Arab Saudi.

“Kemudian pada pertengahan bulan Mei 2018 Tim Atase Ketenagakerjaan KBRI Riyadh dengan dibantu kepolisian Arja berhasil menemukan Darkem,” katanya, dikutip Antara.

Kurang lebih dua bulan Darkem berada di shelter Kementerian Sosial Arab Saudi sambil menunggu proses kepulangan dan haknya, dan pada 17 November 2018 oleh pemerintah Arab Saudi Darkem dipulangkan ke Indonesia.