Erdogan: Desakan Turki atas Kasus Khashoggi Tidak Bermaksud Hancurkan Kerajaan Saudi

157 views
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ Foto: ABC.net
- Advertisement -

ARGENTINA – Presiden Tayyip Erdogan mengatakan desakan Turki untuk menemukan kebenaran di balik pembunuhan wartawan  Jamal Khashoggi tidak bermaksud  untuk merusak keluarga kerajaan Saudi.

Berbicara kepada wartawan di KTT G20 di Buenos Aires, Erdogan mengatakan bahwa penyelesaian pembunuhan Khashoggi juga akan menjadi kepentingan monarki Saudi.

“Kami belum pernah melihat ini sebagai masalah politik,” kata Erdogan. “Kami ingin memastikan bahwa pembunuhan terungkap dalam semua aspek dan bahwa para pelaku diadili,” tambahnya, dilansir Reuters.

Pembunuhan Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul telah menekan hubungan Arab Saudi dengan Barat dan menghantam citra di luar negeri pemimpin de factonya, Putra Mahkota Muhammad bin Salman.

Arab Saudi mengatakan pangeran tidak terlibat dalam pembunuhan itu. Setelah menawarkan banyak penjelasan yang kontradiktif, Riyadh kemudian mengatakan Khashoggi telah terbunuh dan tubuhnya terpotong ketika negosiasi untuk membujuknya untuk kembali ke Arab Saudi gagal.

Erdogan mengatakan pembunuhan itu diperintahkan oleh pimpinan tertinggi Saudi tetapi mungkin bukan oleh Raja Salman, yang menempatkan sorotan pada putra mahkota berusia 33 tahun itu.

“Kami tidak tertarik untuk melukai negara Arab Saudi atau keluarga kerajaan Saudi. Kami percaya membawa ke terang semua aspek pembunuhan dan penuntutan semua pelaku akan menjadi kepentingan Arab Saudi, ” tegasnya.

- Advertisement -