Pakar Geoteknik : Amblasya Jalan Gubeng Karena Ketidaksesuaian Asumsi

27 views
- Advertisement -

JAKARTA – Pakar Geoteknik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Indrasurya B Mochtar bersama Tim Pemerintah Kota (Pemkot) meninjau lokasi amblesnya jalan raya Gubeng.

Menurut Prof. Indra kemungkinan paling besar yang bisa menyebabkan terjadinya longsor adalah adanya ketidaksesuaian asumsi dan interpretasi dalam pembangunan.

“Ada beberapa kemungkinan yakni, hujan lebat, kondisi tanah dan ketidakesesuaian asumsi. Kalau itu dikarenakan hujan lebat, kemarin malam tidak ada hujan lebat, kalau tanah kemungkinan besar longsor nya tidak seperti itu. Kemungkinannnya yang longsor itu daerah terdekat dengan galian. Sedangkan ini jauh dari galian dan hanya disatu sisi,” ungkapnya seperti dilansir Beritajatim (20/12).

Ia menegaskan bahwa ketidaksesuaian asumsi berbeda dengan keteledoran. Ketidaksesuaian asumsi bisa terjadi jika perhitungan yang sudah ditentukan meleset karena sesuatu yang diluar kuasa.

“Apalagi yang ambles itu jauh sekali dari lokasi galian dan hanya disatu sisi. Ini bisa saja adanya ketidaksesuaian asumsi. Lah bagaimana bisa tidak sesuai ya banyak faktor,” ucapnya.

- Advertisement -