Bela Sekutunya, Pakistan Sebut Kasus Uighur Terlalu Dibesar-besarkan Media Asing

557 views
Muslim uighur di China sering mendapat diskriminasi/ GETTY
- Advertisement -

ISLAMABAD – Pakistan membela sekutu dekatnya Cina terhadap protes yang berkembang atas Muslim Uighur yang ditahan oleh otoritas Cina, dan mengatakan masalah itu dibesar-besarkan oleh media asing.

“Beberapa faksi media asing berusaha untuk membesarkan masalah dengan menyebarkan informasi palsu,” kata Mohammad Faisal, juru bicara kementerian urusan luar negeri Pakistan, Kamis (20/12/2018), dalam konferensi pers mingguan di Islamabad, sebagaimana dilansir AFP.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pakistan sangat menjaga hubungannya dengan China, memuji puluhan miliar dolar investasi yang dicanangkan Beijing ke negara itu sebagai “pengubah nasib”.

Beijing juga meningkatkan jalan gunung berbahaya yang menghubungkan Gilgit-Baltistan ke Xinjiang.

Tetapi Cina mengalami kesulitan untuk menyatukan keinginannya untuk pembangunan dengan kekhawatiran bahwa separatis Uighur akan mengimpor kekerasan dari Pakistan.

Pihak berwenang China telah lama mengaitkan tindakan keras mereka dengan Muslim Xinjiang untuk upaya-upaya konter-terorisme internasional, dengan alasan bahwa separatis cenderung bergabung dengan ekstremis asing seperti Al-Qaeda.

Mereka menggambarkan kamp-kamp itu sebagai “pusat pendidikan kejuruan” bagi orang-orang yang tampaknya tertarik pada ekstremisme dan separatisme Islam.

Namun aktivis hak asasi manusia mengatakan anggota minoritas Muslim China ditahan tanpa sengaja untuk melarang berjanggut panjang dan bercadar.

Sementara itu Faisal  mengatakan kementeriannya dan otoritas Cina akan terus berkoordinasi dalam masalah ini.

“Pihak berwenang China juga menawarkan untuk mengatur kunjungan ke Xinjiang dari keluarga para wanita yang divonis,” kata Faisal.

- Advertisement -