Tangan Boleh Kotor Oli, Hati Tetap Bersih Layani Konsumen

57 views
- Advertisement -

Bagi sebagian besar penduduk kota besar, 24 Desember 2018 adalah hari istimewa. Banyak di antara mereka menyebutnya sebagai hari kejepit nasional.

Terhimpit di antara hari Minggu dan hari raya Natal, menjadikan hari itu sebagai bagian dari liburan panjang.

Di kala orang-orang tengah menikmati liburannya, para mekanik di dua bengkel ProMatic yang dikelola oleh PT Mandiri Insan Berdaya (MIB), tetap melaksanakan tugas seperti biasa. Bengkel ini tetap buka, untuk tetap menjamin liburan konsumennya tidak terganggu karena sepeda motornya rusak.

PT MIB, adalah unit sosial bisnis yang dikelola oleh Dompet Dhuafa, sebuah Lembaga Amil Zakat Nasional. Sejak berdiri tahun 2018, kedua bengkel ini telah melayani lebih dari 6.000 unit sepeda motor, baik untuk perawatan ringan maupun berat.

Di hari kejepit nasional itu, bengkel ProMatic dikunjungi oleh Ketua Pembina Dompet Dhuafa, bapak Parni Hadi. Kunjungan itu disambut gembira oleh para mekanik, yang keseluruhannya adalah alumni Institut Kemandirian (IK). IK adalah lembaga pelatihan keterampilan gratis yang juga dikelola oleh Dompet Dhuafa.

Dalam wejangannya kepada para mekanik, bapak Parni Hadi menyampaikan bahwa

‘Orang berlibur butuh kenyamanan, termasuk ketika berkendara. Pastikan konsumen puas dan terlayani kebutuhan mereka, termasuk di hari libur’.

Tetap beraktivitas di saat liburan panjang, juga merupakan satu strategi dalam memberikan layanan prima kepada para konsumen.

Selain itu, pak Parni Hadi memberikan sebuah filosofi kerja yang bisa menjadi bekal positif untuk para mekanik.

‘Walau tangan kotor belepotan oli, tetap layani konsumen dengan hati bersih!’ – Zainal Abidin Sidik, Direktur PT. Mandiri Insan Berdaya (MIB),

- Advertisement -