Badai Tropis Amang Mendekat, Warga Ratusan Desa di Filipina Diperintahkan Dievakuasi

27 views
Ilustrasi Banjir bandang di Filipina/ Reuters
- Advertisement -

FILIPINA – Pemerintah Filipina telah memerintahkan evakuasi wajib di daerah-daerah yang rawan banjir dan tanah longsor, dan penangguhan kelas di wilayah Bicol, khususnya di provinsi Camarines Sur dan Albay, ketika Badai Tropis Amang mendekati negara itu dari Samudera Pasifik.

Amang, diprediksi akan membawa angin berkekuatan 45 kilometer per jam dan hembusan 60 kilometer per jam, diperkirakan akan mendarat di daratan Surigao del Norte atau Pulau Siargao.

Inquirer melaporkan, beberapa kota di Camarines Sur dan Albay masih belum pulih dari banjir besar dan tanah longsor yang disebabkan olehBadai Tropis “Usman” yang menyebabkan banyak orang tewas dan hilang pada akhir Desember tahun lalu.

Di Camarines Sur, penduduk Sitio Garang yang tersisa di Barangay Patitinan di kota Sagñay dievakuasi pada hari Sabtu. Tiga puluh satu meninggal dan 15 hilang di kota pada bulan Desember.

Cedric Daep, kepala Kantor Manajemen Keselamatan dan Darurat Albay (Apsemo) mengatakan pihaknya  telah mengarahkan semua 18 kota dan dewan kota bencana untuk melaksanakan evakuasi wajib di desa-desa yang terancam oleh banjir dan tanah longsor.

Evakuasi wajib diperintahkan bagi  58.614 keluarga di desa rawan banjir dan 21.620 keluarga di desa rawan longsor.

Apsemo mengatakan sebanyak 242 desa rawan banjir sedangkan 99 desa rawan tanah longsor di kota Legazpi, Tabaco dan Ligao, dan kota-kota Tiwi, Malinao, Bacacay, Polangui, Libon dan Manito.

 

- Advertisement -