Pria Palestina Hamdi Naasan Tewas Ditembaki Pemukim Israel, PBB Minta Pelaku Dibawa ke Pengadilan

137 views
Ribuan pelayat hadiri pemakaman Hamid Naasan/ Aljazeera
- Advertisement -

TEPI BARAT – Hamdi Naasan (38), seorang pria Palestina meninggal karena luka-lukanya pada Sabtu di dekat desa al-Mugheir setelah pemukim Israel dari pemukim ilegal dari Adei Ad  melepaskan tembakan.

Menurut kementerian kesehatan Palestina, Naasan ditembak dengan peluru tajam di belakang. Setidaknya 30 warga Palestina lainnya terluka, di antaranya enam orang ditembak dengan amunisi hidup, yang didakwa ke kantor berita Maan.

Ribuan orang berkumpul di desa al-Mugheir untuk menghadiri pemakaman Naasan.

Namun tentara Israel untuk sementara waktu menghalangi para pelayat dari mencapai situs pemakaman dengan memasang penghalang jalan antara jalan raya dan jalan menuju desa.

Naasan telah meninggalkan istri dan empat anaknya dimana yang tertua, yang berumur 10 tahun dan yang termuda, bayi yang berumur satu tahun.

Al-Mugheir, sebuah desa dengan sekitar 4.000 penduduk, dikelilingi oleh empat pemukiman Israel, dianggap ilegal menurut hukum internasional.

Ataf Naasan, sepupu Naasan mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sekelompok pemukim yang membawa senjata menyerang pinggiran desa mereka pada Sabtu siang.

“Ketika kami datang, mereka mulai menembaki kami,” kata Ataf. “Mereka membidik kepala kita, perut kita. Mereka menembak secara acak.”

“Aku belum pernah melihat ini sebelumnya,” katanya. “Mereka sudah siap, dan mereka datang untuk membunuh.”

Dalam hal ini Utusan PBB di Timur Tengah Nikolay Mladenov mengutuk pembunuhan seorang pria Palestina oleh pemukim Israel di Tepi Barat.

Mladdenov  pada Minggu (27/1/2019) menyerukan Israel untuk mengakhiri kekerasan pemukim dan membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan.

 

- Advertisement -