Ditangkap Tentara Myanmar, 14 Nelayan Aceh Sudah Dibebaskan

11 views
Ilustrasi: Nelayan. foto: Tribunnews
- Advertisement -

ACEH – Panglima Laot (Lembaga Adat Laut) Wilayah Idi, Kabupaten Aceh Timur menyatakan, sebanyak 15 nelayan Aceh yang ditangkap pihak otoritas Myanmar pada Selasa 6 November 2018, 14 di antaranya sudah dibebaskan.

Ke 14 nelayan tersebut juga telah diserahkan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar.

Panglima Laot Wilayah Idi Razali M Ali mengatakan satu di antaranya Kapten Kapal (Jamaludin Amno) masih ditahan di Myanmar.

Ia menjelaskan, ke-14 nelayan Aceh Timur akan diberangkatkan hari ini dari Yangon, Myanmar ke Kuala Lumpur (Malaysia) dan direncanakan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar pada Kamis (31/1/2019).

“Saya sudah memberitahukan informasi ini kepada keluarga korban dan secara teknis kami belum tahu proses penjemputan ke-14 nelayan tersebut,” kata seperti dilansir Antara.

Sebanyak 16 nelayan Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, melaut dengan Kapal Motor (KM) Bintang Jasa dari Kuala Idi, Aceh Timur dan mengalami kerusakan mesin, lalu dibawa arus dan masuk ke perairan Myanmar.

Kemudian, saat ditangkap oleh Tentara Angkatan Laut Myanmar nelayan Aceh berusaha kabur dengan berenang dan satu di antaranya meninggal dunia tenggelam atas nama Nurdin (41) dan 15 nelayan lainnya berhasil ditangkap.

 

- Advertisement -