AS akan Beli Sistem Senjata Pertahanan Udara dari Israel

41 views
Ilustrasi/ AA
- Advertisement -

WASHINGTON – Angkatan Darat AS pada hari Rabu (6/2/2019) mengumumkan pihaknya berencana untuk memperoleh sistem senjata pertahanan udara baru yang dikembangkan oleh Israel.

Iron Dome dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek untuk program Indirect Fire Protection Capability (IFPC), yang dirancang oleh AS untuk bertahan melawan roket, rudal jelajah, dan pesawat tanpa awak.

Sistem akan dikirim ke area tempat tentara AS dikerahkan daripada digunakan sebagai perlindungan untuk wilayah Amerika.

“Iron Dome akan dinilai dan diujicobakan sebagai sistem yang saat ini tersedia untuk melindungi anggota layanan militer AS yang dikerahkan terhadap beragam ancaman kebakaran tidak langsung dan ancaman udara,” kata Kolonel Patrick R. Seiber, dikutip Anadolu.

Sistem senjata pertama kali dikembangkan oleh perusahaan teknologi pertahanan Israel Rafael, dan telah digunakan oleh militer Israel selama bertahun-tahun.

Menurut perusahaan pertahanan utama AS Raytheon, 10 baterai Iron Dome digunakan oleh Israel, dengan masing-masing baterai memiliki jangkauan 60 mil persegi.

“Sementara Iron Dome telah digunakan secara operasional oleh Angkatan Udara Israel sejak 2011 dan terbukti efektif dalam pertempuran, perlu dicatat bahwa Angkatan Darat AS akan menilai berbagai opsi untuk solusi IFPC jangka panjangnya,” tambah Reiber.

- Advertisement -