Di Ajang Jakhumfest, BNPB Sebut Bencana di Indonesia Jadi Tanggung Jawab Bersama

30 views
- Advertisement -

JAKARTA – Kepala Pusat Pendidikan dan Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo mengungkapkan jika bencana yang terjadi di Indonesia merupakan tanggung jawab bersama,

“Kita harus siap siaga, semua orang harus dieduaksi mengenai mitigasi bencana. Awarenese masyarakat harus ditingkatkan,” terang Agus Wibowo,  di acara Jakarta Humanity Festival (Jakhumfest) akhir Januari lalu, dilaporkan Zul dari Dompet Dhuafa.

Agus mengambil contoh menganai tsunami Selat Sunda, bahwa edukasi mitigasi bukan hanya diperuntukan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana.

“Seperti yang terjadi di Banten (tsunami Selat Sunda), kebanyakan korban merupakan turis dari luar daerah. Masyarkat lokal sudah tahu dan paham. Namun dengan turis? Mereka belum teredukasi. Jadi edukasi mengenai mitigasi ini sangatlah penting untuk semua, jadi dimanapun mereka berada, resiko bencana bisa ditekan,” tambah Agus.

Terlepas dari itu semua, penanggulangan bencana bukanlah kewajiban pemerintah atau beberapa pihak saja. Bencana merugikan siapapun, oleh karena itu persoalan bencana adalah persoalan semua pihak.

Menurutnta perlu kerjasama semua elemen, baik pemegang wewenang tertinggi hingga masyarakat umum yang hidup langsung di wilayah beresiko bencana. Sekali lagi Agus Wibowo menegaskan pernyataan tersebut.

“Penanggulangan bencana adalah everybody business, tanggung jawab semua pihak seperti yang dilakukan Dompet Dhuafa hari ini melalui Jakhumfest yang sangat bagus. Sehingga dapat membantu pemerintah, karena pemerintah tidak dapat berjalan sendirian,” tegas Agus.

Indonesia sendiri merupakan negara dengan angka bencana yang tinggi. Tercatat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekitar 2,574 bencana terjadi hanya di 2018. Sampai Januari 2019 saja, sudah terjadi 365 kejadian bencana. Angka tersebut mengalami kenaikan dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

Indonesia rentan ddengan bencana karena secara geografis, Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik yaitu lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

- Advertisement -