Dorong Revisi UU Minerba Demi Kesejahteraan Bangsa

16 views
Seminar Pengelolaan Pertambangan Minerba Konstitusional di Jakarta (11/2). - Foto Adit/KBK
- Advertisement -

JAKARTA (KBK) – Revisi UU No.4/2009 tentang Mineral Batubara (Minerba) telah masuk dalam Prolegnas Prioritas sejak tahun 2016. Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS) Dr. Marwan Batubara menuturkan UU tersebut bisa saja tidak direvisi, tetapi kedepan perlu dilakukan perbaikan. Maka IRESS berharap bila direvisi mesti sesuai dengan amanah konstitusi.

Marwan mengatakan dalam beberapa tahun terakhir terjadi sejumlah hal terkait dengan pelaksanaan UU minerba yang faktanya melanggar ketentuan, seperti ekspor mineral mentah dan yang fatal adalah mengenai disvetasi saham.

“Seperti kemarin dikeluarkan perizinan ke salah satu perusahaan tambang untuk eksplorasi,” jelas Marwan dalam Seminar Pengelolaan Pertambangan Minerba Konstitusional di Jakarta (11/2).

Marwan berujar bila revisi harus dilakukan maka ada sejumlah poin penting yang mesti dimuat dalam revisi tersebut, antara lain cadangan strategis minerba harus diserahkan kepasa BUMN, BUMN harus bersedia menjadi kustodian atas aset-aset cadangan SDA minerba, formulasi tarif royalti harus memperhitungkan penebusan kerugian sosial dan lingkungan, penjualan hasil minerba disimpan di Bank Nasional bukan diparkir di Bang Asing dan masih banyak lagi.

Di luar itu Marwan juga mengatakan betapa pentingnya mineral fund. yakni hasil pajak yang diperoleh dari penerimaan negara ada yang disisihkan untuk diinvestasikan di sektor produkstif atau di investasikan di sektor lain demi adanya keadilan antar generasi.

“Generasi mendatang tidak boleh hanya merasakan kerusakan lingkungan dari tambang saja. Ini sudah mau revisi ke 6,” ucap Marwan

- Advertisement -