India vs Pakistan, Kekuatan Nuklir yang Berseteru

28 views
Tank-tank tempur utama (MBT India sedang berparade. India dan Pakistan yan sama-sama memiliki kekuatan nuklir, di ambang perang pasca serangan bunuh diri di wilayah sengketa Kashmir India 14 Feb. lalu.
- Advertisement -

KETEGANGAN meningkat lagi antara India dan Pakistan, dua seteru bebuyutan yang sama-sama memiliki kekuatan nuklir, dipicu serangan bunuh diri kelompok Jaish-e-Muhammad (JeM) di wilayah Kashmir.

Serangan JeM ke wilayah Kashmir India pada 14 Februari lalu yang menewaskan 40 anggota paramiliter India, langsung dibalas pesawat-pesawat tempur AU India dengan membombardir terduga kam-kam pelatihan kelompok tersebut di wilayah Kashmir Pakistan.

Baik India maupaun Pakistan sama-sama mengklaim telah berhasil menjatuhkan pesawat tempur lawan, dan India mengaku telah berhasil menewaskan 300 anggota JeM.

Dari sisi ideologi, 1,2 milyar mayoritas penduduk India pemeluk Hindu, sedangkan 200 juta penduduk Pakistan muslim, sehingga perbedaan ini lah yang melatarbelakangi pembentukan negara India dan Pakistan oleh penjajah, Inggeris.

Pemisahan Pakistan dan India ternyata masih menyisakan persoalan terkait wilayah mayoritas muslim Kashmir yang diklaim dan diperebutkan oleh keduanya paling tidak dalam tiga kali perang besar yakni 1947, 1965 dan 1971.

Kashmir, wilayah mayoritas Muslim, terpecah antara zona kontrol Pakistan dan India, tetapi kedua negara mengklaimnya secara keseluruhan dan telah mengalami tiga kali perang, belum termasuk sejumlah insiden bersenjata lainnya.

Perimbangan kekuatan:
Perang tentu akan menguras biaya dan korban jiwa, mengingat kekuatan militer India yang termasuk empat besar (setelah AS, Rusia, China) dan Pakistan di peringkat ke-17. Lagipua, keduanya memiliki senjata nuklir.

India, menurut laporan Pusat Strategi dan Internasional (CSIS) Washington, memiliki sembilan jenis rudal balistik yang bisa membawa kepala nuklir termasuk Agni-3 yang mampu menjangkau seluruh wilayah Pakistan (3.000 km hingga 5.000 km).

Sebaliknya, Pakistan bekerjasama dengan China mengembangkan rudal jarak pendek untuk menangkal serangan konvensional India dan rudal jarak menengah Shaheen yang mampu menjangkau sebagian wilayah India pada radius 2.000 km.

- Advertisement -