India Diduga Gunakan Bom Buatan Israel ketika Serang Pakistan

46 views
40 tentara di Pampore, Kashmir yang dikuasai India tewas pada 14 Februari 2019/ AP
- Advertisement -

KASHMIR – India dilaporkan menggunakan bom pintar buatan Israel dalam serangan udara terhadap jihadis Pakistan di seberang perbatasan Kashmir, Selasa pekan lalu, yang meningkatkan ketegangan antara kedua musuh bebuyutannya itu.

Rudal yang digunakan merupakan Spice atau singkatan dari Smart, Precise Impact, Cost-Efektif, yang dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems milik pemerintah.

“SPICE digunakan untuk  perang dan dalam pelayanan dengan Angkatan Udara Israel dan beberapa pelanggan internasional,” kata Rafael dalam deskripsi produk di situs webnya, sebagaimana dikutip Time of Israel.

Bom pintar yang sama telah digunakan oleh Angkatan Udara Israel dalam serangan terhadap sasaran di Suriah.

Pesawat-pesawat Angkatan Udara India membom sebuah kamp militan di dalam wilayah Pakistan Selasa pagi sebagai balasan atas pemboman bunuh diri di Kashmir yang dikuasai India pada 14 Februari yang menewaskan 40 tentara India.

Seorang pejabat kementerian luar negeri India mengklaim serangan di kota Balakot menewaskan “sejumlah besar” pejuang militan Jaish-e-Mohammad (JeM) yang dituduhkan India sedang mempersiapkan serangan bunuh diri di India.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menolak klaim India, menyebutnya lebih mementingkan diri sendiri, sembrono dan fiktif.

Para pejabat Pakistan mengatakan bahwa pesawat tempur India memang melanggar wilayah udaranya dan menjatuhkan muatan atas Balakot di barat laut negara itu, tetapi mengatakan tidak ada kerusakan atau korban.

Amunisi yang digunakan dalam serangan langka terhadap target jauh di dalam Pakistan adalah bom pintar SPICE 2000 buatan Israel, situs web berita India The Week melaporkan.

Hubungan India dengan Israel telah memanas dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di bidang kerja sama militer dan pengembangan senjata, menukar miliaran dolar dalam kontrak pertahanan.

- Advertisement -