Lupa Tanggal Lahir

45 views
Pelayanan KTP keliling siap "jemput bola" mendatangi penduduk. Yang lupa tanggal lahirnya bisa diberi tanggal 1 Juli.
- Advertisement -

ANEH memang, masa tanggal lahir diri sendiri sampai lupa, atau tidak tahu. Tapi buat orang Indonesia yang mudah lupa, itu soal biasa. Masalahnya, di masa orangtua tempo dulu belum ada Akte Kelahiran, sehingga peristiwa bencana alam bisa jadi penanda kelahiran anak. Celakanya, ketika pemerintah “mengarang” tanggal lahir untuk warganya yang lupa tanggal lahirnya, belakangan ini malah jadi komoditas politik.

Akte Kelahiran di jaman modern ini sangat penting, urusan apa saja ditanyakan akte kelahiran. Bagi manusia produk sekarang, itu tidak merepotkan, sebab mereka yang dulahirkan atas bantuan bidan atau rumahsakit, orangtuanya punya kesadaran mengurus Akte Kelahiran anaknya. Tapi bagi bayi tempo dulu yang terlahir di tampah, jarang orangtua mencatat kelahirannya.

Tokoh terkenal macam Dahlan Iskan mantan Meneg BUMN, juga tak punya Akte Kelahiran. Bahkan setiap ditanya pers kapan lahirnya, dia menjawab: “Tanggal lahirku hilang bersama babragan (almari bambu) yang dijual bapak.” Lalu raja koran Jawa Pos Group itu berkisah, orangtuanya di Magetan (Jatim) demikian miskin. Sampai-sampai babragan pun dilego. Padahal, di balik babragan itu dicatat tanggal lahir si Dahlan Iskan. Maka begitu almari bambu itu tiada, hilang pula tanggal lahir Dahlan Iskan.

Bayi-bayi pedesaan seperti Dahlan Iskan, jumlahnya ombyokan. Orangtua tak pernah mencatat kapan putra-putrinya lahir. Maka bila si anak kemudian bertanya, jawabnya lari ke peristiwa alam atau kejadian luar biasa di jaman itu. “Kamu lahir pas Gunung Kelud meletus”, kata orangtua. Orangtua yang lain menyebut, “Kamu lahir pas jumenengan Sultan HB IX.”

Ketika si anak masuk sekolah SR (Sekolah Rakyat) banyak orangtua bingung ditanya tanggal lahir anaknya. Maka Pak Kepala Sekolah (KS) kemudian memberikan tanggal lahir kira-kira saja, dengan mengacu asas kepatutan. Sayangnya “akte” Pak KS itu tak dicatat, sehingga banyak kejadian, tanggal lahir kakak lebih muda adiknya. Ini benar-benar kejadian di BKN Pusat, adik pensiun lebih dulu ketimbang kakaknya. Padahal usia pensiun kala itu sama-sama 56 tahun.

- Advertisement -