Palestina Kecam Langkah AS Cabut Wilayah Pendudukan Israel

43 views
Ilustrasi pemukiman Israel di Tepi Barat/ AFP
- Advertisement -

RAMALLAH – Seorang juru bicara presiden Palestina Mahmud Abbas telah mengkritik langkah AS untuk tidak lagi mengakui Tepi Barat, Jalur Gaza dan Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah yang diduduki Israel.

AFP melaporkan, Nabil Abu Rudeineh mengatakan, “Kelanjutan dari pendekatan bermusuhan dari pemerintah Amerika terhadap rakyat Palestina kita dan bertentangan dengan semua resolusi PBB.”

Dalam sebuah pernyataan yang dibawa oleh kantor berita resmi Palestina WAFA Rabu malam, ia mengatakan perubahan itu adalah bagian dari rencana Presiden AS Donald Trump untuk “melikuidasi” penyebab Palestina.

Trump diperkirakan akan mengungkap rencananya yang sudah lama ditunggu-tunggu untuk perdamaian Israel-Palestina dalam beberapa bulan mendatang, meskipun kepemimpinan Palestina telah membekukan kontak dengan Washington mengenai deklarasi Trump tahun 2017 tentang Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Palestina percaya rencana yang akan datang akan secara terang-terangan berpihak pada Israel.

Dalam laporan hak asasi manusia terbarunya yang diterbitkan Rabu, Amerika Serikat menyebut Dataran Tinggi Golan sebagai “dikuasai Israel” sebagai lawan dari “Israel yang diduduki.”

Israel menduduki Dataran Tinggi Golan, Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza dalam Perang Enam Hari 1967.

Israel kemudian mencaplok Dataran Tinggi Golan dan Yerusalem Timur dalam gerakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

 

- Advertisement -