Ratusan WNI Terancam Hukuman Mati Berharap Bebas Seperti Siti Aisyah

39 views
Ilustrasi : Hukum mati
- Advertisement -

JAKARTA – Data Kementerian Luar Negeri mencatat, masih ada ratusan WNI terancam hukuman mati, terbanyak di Malaysia dan Arab Saudi, setelah Siti Aisah berhasil bebas dari tuduhan pembunuhan Kim Jong Nam.

Iweng Karsiwen, Ketua Keluarga Besar Buruh Migran Indonesia (Kabar Bumi) meminta  pemerintah Indonesia untuk bersungguh-sungguh dalam upaya ini.

Meski dia mengapresiasi pemerintahan Jokowi yang telah mampu membebaskan lebih dari 300 PMI dari hukuman mati, namun menurutnya jumlah PMI yang menunggu nasib baik melalui upaya hukum dan diplomasi pemerintah juga masih cukup besar.

“Masalahnya selama ini buruh migran ketika berangkat keluar negeri banyak yang tidak tahu hukum di negara penempatan. Kemudian apa hak-hak dia ketika menghadapi masalah hukum. Kemana harus mengadu. Bagaimana harus bersikap kepada polisi ketika ditangkap. Bagaimana dia harus melapor. Itu masih minim. Karena di training centre, seperti pengalaman kita, itu dilatih bekerja tetapi belum dilatih ketika mengalami masalah hukum,” jelas Iweng Karsiwen, kepada VOA.

Data Kemenlu 2018 menyebut, Indonesia memiliki 2,9 juta WNI di luar negeri, dimana 80 persen diantaranya adalah PMI. Karena itulah, kasus hukum menyangkut PMI cukup dominan dan membutuhkan perhatian lebih. Dari 148 kasus di Malaysia, 114 kasus diantaranya diancam hukuman mati. Sedangkan dari 20 kasus di Arab Saudi, 14 kasus terancam hukuman mati.

Masalah ini tak lepas dari kinerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Servulus Bobo Riti, Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan BNP2TKI memastikan lembaganya bekerja maksimal turut mencegah kasus hukum di kalangan PMI.

 

- Advertisement -