Layanan Medis Jadi Kebutuhan Utama Pengungsi Banjir Bandang Sentani

68 views
- Advertisement -

SENTANI – Tim relawan Dompet Dhuafa mengatakan hingga Minggu (24/3/2019), layanan medis menjadi kebutuhan utama masyarakat di pengungsian banjir bandang Sentani, Jayapura, selain  logistik dan juga sandang.

Karenanya, tidak heran jika lima hari belakangan banyak permintaan pemeriksaan dari masyarakat kepada  layanan medis dari Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jayapura.

“Alhamdulillah hingga hari ini (Minggu, 24/3/2019, -red), kami bersama tim relawan di lapangan, terus mengaktifkan pos medis dan menggelar aksi layanan sehat untuk masyarakat terdampak banjir bandang di Sentani. Mengingat kondisi fisik dan psikologis masyarakat ditambah tinggal di pengungsian yang tak senyaman di rumah sendiri, mengakibatkan kesehatan mereka rentan terhadap sakit. Maka, upaya menunaikan amanah donatur melalui layanan kesehatan terus kami galakan di sini, demi menjaga kesehatan para korban banjir,” ungkap Umayra, Direktur LKC Papua melalui pesan singkat kepada tim komunikasi Dompet Dhuafa, Taufan YN.

Sejak hari kedua pasca banjir menyapu Sentani, Dompet Dhuafa sudah menggerakkan layanan Pos Medis melalui LKC. Kemudian di hari selanjutnya, tim medis LKC Dompet Dhuafa mulai berkeliling dengan layanan Pos Medis dari pengungsian satu ke pengungsian lainnya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Sentani.

Mulai dari Pos Medis di Kantor Desa Sabron Sari, Distrik Sentani Barat, hingga menggelar layanan medis untuk masyarakat terdampak banjir bandang yang mengungsi di Bukit Waibu, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, terus Dompet Dhuafa galakan.

Selain aktif menggelar layanan kesehatan melalui pos medis dan aksi layanan sehat, Dompet Dhuafa melalui tim Disaster Management Center (DMC) bersama para relawan, turut terjun dalam proses pembersihan fasilitas umum seperti rumah ibadah.

Langkah tersebut nyata saat tim DMC dan relawan membersihkan Masjid Bubusalam BTN Sosial Sentani, Jayapura, yang penuh dengan sampah serta lumpur yang tebal sisa banjir bandang.

- Advertisement -