Anak Pengungsi Suriah di Kanada Bunuh Diri karena Tak Tahan Terus ‘Dibully’

10 views
Amal Alshteiwi/ Press TV
- Advertisement -

KANADA – Gadis Suriah berusia sembilan tahun, yang bersama dengan orang tuanya terpaksa melarikan diri dari kekerasan di negara Arab, telah melakukan bunuh diri karena terus diintimidasi di sekolahnya di Kanada.

Amal Alshteiwi, melakukan bunuh diri pada bulan Maret, yang menurut orangtuanya disebabkan dia tidak tahan karena terus dibully di sebuah sekolah di Calgary di provinsi Alberta, Kanada barat.

Aref Alshteiwi dan Nasra Abdulrahmin, orang tuanya, mengatakan guru putri mereka telah diberitahu tentang intimidasi tersebut tetapi tidak mengambil tindakan apapun

“Ketika saya perhatikan bahwa anak saya mengalami masalah di sekolah dan menyelinap pergi, dan semua anak saya yang lain, mereka tidak bahagia di sekolah, saya pergi ke sekolah sendiri,” kata Nasra.

Ayah Amal mengatakan jika teman-temannya kerap menggertak putrinya dan bahkan memintanya untuk pergi dan menggantung diri untuk bunuh diri.”

Orang tua Amal akhirnya memutuskan untuk memindahkan putri mereka ke sekolah lain, tetapi empat hari setelah kepindahannya ia bunuh diri.

Polisi melakukan lebih dari puluhan wawancara setelah kematian Amal, tetapi sejauh ini belum juga ada orang yang tertuduh.

Dilansir Press TV, Rabu (24/4/2019), keluarga Amal mengatakan telah mendapat banyak dukungan dari para pengungsi dan kelompok-kelompok pendukung di Kanada dalam minggu-minggu setelah kematiannya.

 

- Advertisement -