Dewan Legislatif Iran Setujui RUU Pelabelan Pasukan Militer AS sebagai Teroris

24 views
Ilustrasi Pasukan AS di Suriah/ VOA
- Advertisement -

TEHERAN – Dewan Legislatif Iran pada  Selasa (23/4/2019), sangat menyetujui undang-undang yang menyebut semua pasukan militer AS sebagai “teroris”, sehari setelah Washington mengumumkan akan memberikan sanksi bagi semua negara yang masih membeli minyak dari Iran.

RUU itu selangkah lebih maju ketika  AS mengatakan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran sebagai “kelompok teroris” awal bulan ini.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran, termasuk di sektor energinya, pada November tahun lalu setelah menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia.

Sebanyak 173 dari 215 legislator pada sesi parlemen di Teheran memilih RUU yang baru. Hanya empat yang menentang sementara sisanya abstain.

RUU itu mengkonfirmasi label Iran sebelumnya tentang Komando Pusat AS, juga dikenal sebagai CENTCOM, dan semua pasukannya sebagai “teroris”.

Setiap bantuan militer dan non-militer, termasuk dukungan logistik, untuk CENTCOM yang dapat merugikan IRGC akan dianggap sebagai tindakan “teroris”, sebagaimana dipantau Aljazeera dari kantor berita semi-resmi ISNA.

RUU itu juga menuntut pemerintah Iran mengambil tindakan yang tidak ditentukan terhadap pemerintah lain yang secara resmi mendukung penunjukan AS.

Selain itu, para legislator meminta badan intelijen Iran memberikan daftar semua komandan CENTCOM dalam waktu tiga bulan sehingga pengadilan Iran dapat menuntut mereka secara in absentia sebagai “teroris”.

Namun RUU itu membutuhkan persetujuan akhir oleh pengawas konstitusi Iran untuk menjadi hukum.

 

- Advertisement -