Korban Tewas di Tripoli Terus Meningkat, PBB Terus Desak Gencatan Senjata

25 views
Pasukan pemberontak pimpinan Jenderal Khalifa Haftar menyerang kedudukan pemerintahan PM Libya Fayez al-Sarrai di Tripoli, Kamis (4/4). Enam tahun lebih pasca tumbangnya diktator Muamar Khaday, Libya terus dilanda konflik.
- Advertisement -

TRIPOLI – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan korban tewas akibat bentrokan di Tripoli semakin meningkat menjadi 264  dan 1.266 terluka dalam tiga minggu terakhir.

WHO uga mengatakan sejumlah besar warga sipil berlindung di klinik-klinik medis, dan  ribuan orang yang terperangkap di pusat-pusat penahanan yang dikelola pemerintah dekat lokasi pertempuran.

Selain menyerukan gencatan senjata secepatnya, para pejabat kemanusiaan PBB mengatakan mereka sangat membutuhkan $10 juta lebih untuk terus membantu warga sipil yang terkepung di Libya.

Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sissi pada Selasa (23/4/2019) telah  mengadakan pertemuan darurat dengan tiga anggota Uni Afrika lainnya untuk membicarakan krisis di Libya.

El-Sissi mengatakan kepada para diplomat dari Republik Demokratik Kongo, Rwanda dan Afrika Selatan bahwa komunitas internasional harus “memikul tanggung jawabnya” dan mempertemukan pihak-pihak yang bertikai di Libya di meja perundingan perdamaian.

“Rakyat Libya telah menjadi korban penyalahgunaan sumber daya mereka selama beberapa tahun terakhir. Kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya disebabkan oleh milisi dan organisasi teroris, perdagangan manusia dan penyelundup karena perselisihan politik antar berbagai faksi yang didukung oleh kekuatan asing. Sekarang sudah waktunya untuk mengakhiri hal ini,” katanya, dilansir VOA.

- Advertisement -