Ngopi Mencegah Kantuk?

67 views
Kopi efektif mencegah kantuk manakala, dalam kondisi panas disiramkan ke muka. Dijamin efektif.
- Advertisement -

DI masa kampanye tempo hari pernah menjadi viral, ketika Capres Prabowo menyetop pidatonya saat terdengar adzan dhuhur. Masalahnya, dia bukan istirahat untuk salat, melainkan mau ngopi dulu. Ini yang diviralkan. Padahal bisa saja kan, karena sebagai musafir dia sengaja salatnya mau dijamak takkhir, yakni salat dhuhurnya nanti pas salat asar saja sekalian. Ini normal saja. Tapi yang tak kalah menarik, kenapa Prabowo prioritaskan “ngopi dulu”? Memangnya sudah ngantuk, sehingga merasa perlu soal ngopi harus didahulukan?

Bahwa ngopi mencegah ngantuk memang sudah lama menjadi isyu nasional, jauh sebelum era reformasi, bahkan sebelum Ore Baru. Di pasca Pilpres ini, juga tak ada kubu yang merasa perlu membantah isyu tersebut. Di kubu Prabowo misalnya, beliaunya memang doyan ngopi. Capres No. 02 itu pernah mengaku, jika minum kopi bisa tahan pidato sampai 3-5 jam. Pertanyaannya, yang mendengar tahan nggak? Dengar pidato sebegitu lama, lalu kapan kerjanya? Bukankah pemerintah selalu mengingatkan pada rakyatnya, “Kerja, kerja, kerja……!”

Yang percaya kopi pencegah ngantuk, beginilah teorinya. Pada setiap cangkir kopi yang Anda minum, terdapat kandungan kafein. Inilah biang keroknya sehingga membuat rasa kantuk Anda menghilang. Kafein bekerja dengan cara menstimulasi sistem metabolisme dan sistem saraf pusat tubuh. Karenanya Anda pun merasa lebih bertenaga, tidak mengantuk, dan meningkatkan konsentrasi. Maka tak mengherankan, jinggle permen Kopiko mengatakan, “Bila Anda ngantuk, tak sempat ngopi… ambil saja Kopiko…” 

Tapi tak semua orang sensitif pada kafein, banyak juga yang kebal. Orang model begini, minum berapa gelas kopi pun kalau mau ngantuk ya ngantuk saja. Mereka baru percaya dan hakul yakin, rasa kantuk itu akan mendadak hilang manakala segelas kopi panas itu diguyurkan ke kepala, byurrrr…..! Dijamin seketika ngantuknya hilang.

- Advertisement -