Rumah Ambruk dan Sebatang Kara, Nenek Ihah Terpaksa Numpang di Rumah Tetangga

16 views
Nenek Ihah dan rumahnya yang ambruk/ Pikiran Rakyat
- Advertisement -

TASIKMALAYA – Ihah Solihah (70), nenek sebatang kara asal ‎ Kampung Gunung Guntur, RT 22, RW 6, Desa Padasuka, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya terpaksa  menumpang di rumah tetangganya karena rumahnya ambruk.

Rumah nenek Ihah ambruk pada Minggu (21/4/2019) karena memang sudak tidak layak, dan sudah doyong karena kayu-kayu penyangganya telah rapuh.

Keadaan tersebut membuat tetangganya prihatin apalagi ia hidup sendirian tanpa keluarga dan hingga kini, bantuan baik dari pemerintah maupun pihak lain belum diterimanya.

Ia mengatakan, keadaan rumahnya yang berukuran 3X7 meter tersebut sudah tak bisa didiami. “Ku rinyuh janten doyong ka wetan (kayu penyangga rumah dimakan rayap sehingga miring ke arah timur),” ucapnya, dilansir PR.

Kendati selamat, sejumlah barang berharga janda yang tak memiliki anak itu tertimpa material bangunan.

Sementara itu bantuan perbaikan rumah tak kunjung turun. Alasannya, Ihah tak memiliki KTP dan kartu keluarga.

Hal tersebut menuai kegeraman sejumlah warga Gunung Guntur. Nenek itu juga sempat dimintai uang untuk pembuatan kartu identitas kependudukan. Sementara Ihah merupakan warga tak mampu yang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pun ditanggung para tetangga. “Apalagi kondisinya sakit,” ucap Kusoy (42), warga Gunung Guntur.

Dengan keadaan sakit-sakitan tanpa keluarga, Ihah kesulitan mengurus dokumen kependudukan tersebut.

 

- Advertisement -