1.200 Warga Palestina Korban Penembakan Israel Terancam Diamputasi

133 views
Warga Palestina membawa seorang anak laki-laki yang terluka ketika warga Palestina bentrok dengan tentara Israel dalam demonstrasi "Great March of Return" di Kamp Pengungsi Al Bureij, Gaza City, Gaza pada 17 April , 2018. (Hassan Jedi - Anadolu Agency)
- Advertisement -

GAZA – Koordinator Kemanusiaan AS untuk wilayah pendudukan Palestina Jamie McGoldrick mengatakan kurangnya dana kesehatan di Gaza menyebabkan 1.700 orang yang ditembak oleh pasukan keamanan Israel kemungkinan harus diamputasi dalam dua tahun ke depan.

McGoldrick mengatakan 29.000 orang Palestina telah terluka dalam protes pada tahun lalu, dan 7.000 dari mereka memiliki luka tembak, sebagian besar di kaki bagian bawah.

“Anda memiliki 1.700 orang yang membutuhkan operasi serius dan rumit agar mereka dapat berjalan lagi,” kata McGoldrick.

“Mereka adalah orang-orang yang telah ditembak selama demonstrasi dan yang membutuhkan rehabilitasi, dan sangat, sangat serius dan operasi rekonstruksi tulang kompleks selama dua tahun sebelum mereka mulai merehabilitasi diri mereka sendiri.”

Sekitar 2 juta warga Palestina tinggal di Gaza, ekonomi yang telah menderita bertahun-tahun blokade Israel dan Mesir serta pemotongan bantuan asing baru-baru ini dan sanksi oleh Otoritas Palestina, saingan Hamas yang berbasis di Tepi Barat.

Satu rumah sakit pendidikan sekarang hanya mengajarkan pengobatan trauma, kata McGoldrick, tetapi para dokter di lapangan tidak memiliki kemampuan teknis untuk melakukan perawatan yang diperlukan bagi orang-orang yang berisiko diamputasi.

Dia menambahkan, seperti dilansir Reuters, hingga kini sudah ada 120 amputasi, 20 di antaranya pada anak-anak, dalam satu tahun terakhir.

- Advertisement -