Teheran Desak Referendum di Wilayah Palestina untuk Akhiri Pendudukan Israel

326 views
ilustrasi
- Advertisement -

TEHERAN – Iran menyerukan “referendum” di wilayah Palestina yang diduduki,  untuk memutuskan sistem pemerintahan yang layak, bagi muslim, kristen dan yahudi.

Seruan datang dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Iran pada Selasa (14/5/2019) untuk memperingati berlalunya 71 tahun sejak Nakba Palestina.

Berarti “Bencana” dalam bahasa Arab, “Nakba” mengacu pada pengusiran ratusan ribu warga Palestina tahun 1948 dari desa-desa mereka di Palestina bersejarah untuk memberi jalan bagi negara baru Israel.

“Tanah Palestina menyaksikan salah satu insiden paling menyakitkan dalam sejarah Islam  dan dunia  pada 14 Mei 1948,” kata kementerian, yang dikutip Anadolu.

Dalam lebih dari tujuh dekade sejak itu, tambahnya, orang-orang Palestina tidak mengenal kedamaian dan ketenangan.

Kementerian kemudian mendesak masyarakat internasional untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengakhiri pendudukan Israel selama puluhan tahun.

Teheran juga menyerukan “referendum”  di mana umat Islam, Kristen dan Yahudi akan ambil bagian  “untuk menentukan jenis sistem politik mereka”.

 

- Advertisement -