Mas Patrict dan Penyembelihan Hewan

109 views
Ustaz Muhammad Zen Dai Ambassador Dompet Dhuafa di Prancis bersama Patrict warga Prancis beristeri orang Indonesia. Foto: Dok Pri
- Advertisement -

Pagi- pagi Pukul 8.00 Waktu Paris, saya menerima pesan melalu WA dari Patrict, orang asli Prancis yang istrinya orang Indonesia, asli keturunan Batak namanya, Mba Ita. Saya menyapanya dengan memanggilnya Mas Patrict, meskipun ia orang Prancis, sepertinya beliau orangnya asyik dan familier. Mas Patrict kurang suka kalau dipanggil Mister Patrict.

“Pak Ustaz siap-siap, pagi ini saya jemput Pukul 9.00 di KBRI, dari sana menuju stasiun Gare Lyon diperkirakan sampai Pukul 10.59, dengan tujuan akhir perkiraan sampai Pukul 12.58 di Lyon Part Dieu.

Pas Pukul 09.00 pagi, Mas Patrict menepati janjinya, ia datang ke KBRI dan mengajak saya menuju mobilnya merk Toyota Yaris. Tentunya, Toyota Yaris di Indonesia berbeda dengan yang di Prancis. Kalau di Indonesia posisi driver ada di sebelah kanan tapi di Perancis posisinya di sebelah kiri. Dan saat mengendarai mobil, posisi mobil melaju di jalan raya juga di sebelah kanan.

Mas Partict mangajak saya melihat gereja terbesar di Paris, Norte Dome. Setelah ada di depan bagunan gereja kami berdua turun menuju arah gereja Norte Dome Paris yang masih dijaga ketat oleh pihak polisi. Saat melewati gereja, saya sengaja bertanya tentang agama yang dianut mas Patrict. Mas Patrict menjawab dengan tegas, agama saya Islam dan ibu bapaknya Katolik. Awal masuk Islam keluarga besarnya; bapak, ibu dan saudaranya tidak setuju. Lambat laun keluarga besarnya pun menerimanya sebagai muslim.

Mas Patrict menjelaskan masuk Islam saat berkunjung ke Indonesia dan lama tinggal di daerah Lampung, dia melihat baik akhlaknya dan ramahnya orang Indonesia. Di daerah ini Mas Patrict cukup lama belajar agama Islam dan masuk Islam. Dia menjelaskan masuk Islam karena diri sendiri dan merasakan ketenangan saat menjadi Muslim. Di Indonesia beliau tidak hanya belajar Islam bahkan beliau sempat diamanahi mengajar bahasa Perancis di Universitas Lampung.

- Advertisement -