DESTARATA KRAMA

28 views
Destarata yang buta siap meraba-raba Dewi Gendari. Biar bau minyak jelantah tapi produktif.
- Advertisement -

MESKI hanya Toyota Kijang Inova 2010, para penumpang di dalamnya ada tiga wanita cantik mempesona. Mereka adalah Dewi Kunthi dari Mandura, Dewi Madrim dari Mandaraka, dan Dewi Gendari dari negeri Gendara. Mereka duduk bertiga di jok tengah. Sedangkan di samping sopir adalah Prabu Pandu, pemimpin nasional negeri Ngastina. Duduk di jok paling belakang nyenil sendirian, Haryo Suman adik lelaki Dewi Gendari.

Prabu Pandu raja paling mujur minggu-minggu ini. Sekian lama membujang, begitu dapat jodoh tiga sekaligus.  Dia baru saja memenangkan sayembara di Mandura, sehingga menggondol Dewi Kunthi. Di jalan putri hadiah itu mau direbut oleh Salya dan Haryo Suman. Tapi Pandu berhasil mempertahankan, bahkan sebagai bonus Salyo menyerahkan Madrim adik kandungnya, sementara Haryo Suman memberikan kakak kandungnya, Dewi Gendari.

“Yang bener saja, masak saya langsung dapat tiga istri sekaligus. Apa nggak melanggar PP-10 nih?” kata Prabu Pandu kepada Haryo Suman yang sering disebut pula Sengkuni.

“Untuk raja selalu ada dispensasi, Sinuwun. Sebetulnya istri satu cukup, tapi jika mampu berbini tiga, kenapa tidak?” hibur Haryo Suman.

Tapi Pandu memang bukan lelaki yang serakah. Di kala “panen raya” dalam bidang perempuan, dia justru ingat kakak kandungnya, Destarata, yang hingga umur 40 tahun juga belum menikah. Maklumlah, secara pisik dia memang cacat permanen, yakni dalam bidang indra penglihatan. Jika Destarata dalam kondisi normal, sebagai putra sulung Abiyasa mustinya dialah yang memegang tampuk pemerintahan negeri Ngastina.

Setibanya di negeri Ngastina, Pandu segera menawarkan salah satu putri itu untuk dipersunting Destarata. Sebagai penghormatan, sang kakak dibebaskan memilih sendiri, siapa yang menjadi seleranya. Dua wanita yang tak terpilih, itulah yang kemudian akan diambil istri oleh Prabu Pandu. Awalnya Destarata menolak, tapi setelah dibujuk-bujuk Pandu, barulah dia bersedia menjatuhkan pilihannya.

- Advertisement -