Palestina Sesalkan Yordania dan Mesir akan Hadiri Konferensi di Bahrain yang Dipimpin AS

875 views
Ilustrasi warga Palestina demo tolak kesepakatan damai AS/ AA
- Advertisement -

RAMALLAH – Otoritas Palestina (PA) mengatakan “sangat menyesali” keputusan Yordania dan Mesir untuk menghadiri konferensi yang dipimpin AS di Bahrain, yang membahas rencana kontroversial yang dirancang Washington mengenai konflik Israel-Palestina.

PA menyerukan kepada mereka dan semua negara persaudaraan dan negara-negara sahabat untuk mundur.”

“Di bawah kedok partisipasi ini, AS berusaha menciptakan solusi di luar ranah legitimasi internasional yang mengurangi hak nasional sah rakyat Palestina,” kata juru bicara PA Ibrahim Melhim, Selasa (11/6/2019), dikutip Press TV.

Komentar itu muncul setelah Mesir, Yordania dan Maroko dilaporkan memberi tahu Washington tentang rencana mereka untuk mengirim perwakilan ke konferensi 25-26 Juni, yang berupaya mengungkap aspek ekonomi dari skema yang dibuat oleh AS untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

Washington telah menyembunyikan perincian tentang “kesepakatan abad ini”, tetapi berbagai kebocoran telah mengungkapkan bahwa hal itu secara serius membahayakan hak dan keluhan rakyat Palestina.

Times of Israel mengatakan keputusan trio Arab sekarang “membuka jalan bagi Israel untuk diundang juga.”

Menurut sebuah laporan yang dikutip oleh surat kabar itu, para pejabat AS ingin mengamankan cukup banyak partisipasi Arab, khususnya Mesir dan Yordania.

Palestina menuduh negara-negara Arab regional, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab  yang juga mengumumkan rencana untuk ikut serta dalam konferensi itu mengkhianati Palestina.

Semua faksi Palestina, baik di Jalur Gaza atau Tepi Barat yang diduduki, dengan suara bulat memboikot konferensi. .

- Advertisement -