Iran Bantah Tuduhan AS Serang Dua Kapal Tanker di Teluk Oman

9 views
Ilustrasi Sebuah gambar yang diperoleh AFP dari Kantor Berita Iran ISNA pada 13 Juni 2019 dilaporkan menunjukkan api dan asap mengepul dari kapal tanker Front Altair milik Norwegia, salah satu dari dua kapal yang terkena serangan yang diduga di perairan Teluk Oman/ AFP
- Advertisement -

TEHERAN – Iran menepis tuduhan  bahwa pihaknya melakukan serangan yang membuat dua kapal tanker terbakar di Teluk Oman, dan meningkatkan ketegangan di seluruh wilayah dan mengirim harga minyak dunia melonjak.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo memperingatkan Washington akan mempertahankan pasukan dan sekutunya di kawasan itu, dan Amerika Serikat menekankan kasusnya saat Dewan Keamanan PBB bertemu untuk menangani insiden itu, yang kedua dalam sebulan di jalur pelayaran strategis.

Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif dalam twitternya pada hari Jumat (14/6/2019), bahwa pemerintah AS “segera melompat untuk membuat tuduhan terhadap Iran tanpa sedikit pun bukti faktual atau tidak langsung”.

Iran menyebut serangan yang tampaknya “mencurigakan,” ketika pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menolak tawaran Abe untuk membuka pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump.

Pompeo mengatakan ada bukti kuat tentang kesalahan Iran, setelah Angkatan Laut AS mengatakan telah melihat sebuah tambang limpet yang tidak meledak yang menempel di lambung salah satu kapal.

Komando Sentral AS (CENTCOM) merilis video hitam-putih kasar yang katanya menunjukkan sebuah kapal patroli Iran “mengeluarkan tambang limpet yang tidak meledak” dari kapal.

“Ini adalah penilaian Amerika Serikat bahwa Republik Islam Iran bertanggung jawab atas serangan itu,” ungkap Pompeo, dikutip AFP.

“Ini didasarkan pada intelijen, senjata yang digunakan, tingkat keahlian yang diperlukan untuk melaksanakan operasi, serangan Iran baru-baru ini yang sama pada pengiriman, dan fakta bahwa tidak ada kelompok proksi yang beroperasi di daerah tersebut memiliki sumber daya dan kemampuan untuk bertindak dengan sedemikian tinggi tingkat kecanggihan, “katanya.

- Advertisement -