Pelaku Penembakan Massal Selandia Baru Nyatakan Dirinya Tak Bersalah

8 views
Salah satu masjid lokasi penembakan massal di Selandia Baru/ reuters
- Advertisement -

SELANDIA BARU – Pria yang dituduh membunuh 51 orang dalam kasus penembakan bulan Maret di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, menyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Seorang pengacara untuk Brenton Tarrant, mengatakan pada hari Jumat (14/6/2019) jika kliennya menyatakan tidak bersalah atas 51 tuduhan pembunuhan, 40 percobaan pembunuhan dan satu tuduhan melakukan tindakan teroris. Ini adalah pertama kalinya tuduhan terorisme diajukan ke Selandia Baru.

Sepanjang sidang setengah jam pada hari Jumat, Tarrant – mengenakan atasan abu-abu polos – berdiri memandang sedikit ke arah kamera yang diposisikan di atasnya. Dia tidak mengatakan sepatah kata pun selama sidang. Dia mengangguk sekali untuk mengakui dia bisa mendengar hakim, dan kadang-kadang menyeringai.

Dipantau Aljazeera, ketika pengacaranya memasukkan permohonan ‘tidak bersalah’ atas namanya, dia menyeringai dan  pada satu titik mengedipkan matanya ke kamera.

Dia dituduh menggunakan senjata semi-otomatis yang dimodifikasi untuk membantai umat Islam di masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch selama salat Jumat. Serangan itu disiarkan langsung dari kamera yang dipasang di kepala.

Pemerintah Selandia Baru memperketat undang-undang senjata negara itu setelah serangan itu dan mengatakan akan meninjau undang-undang yang berkaitan dengan pidato kebencian.

 

- Advertisement -