Pengungsi Banjir Konawe Mulai Diserang Penyakit Pasca Banjir

14 views
Tim Dompet Dhuafa evakuasi korban banjir Konawe Utara
- Advertisement -

KONAWE – Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa di lokasi kejadian melaporkan ketinggian air di Konawe mulai surut, namun penyebaran airnya makin meluas, sehingga titik pengungsian bertambah.

“Ketinggian air di beberapa daerah sudah mulai surut, namun belum bisa ditempati. Titik tempat pengungsian bertambah, karena di beberapa tempat, air semakin meluas, khususnya di Kecamatan Wonggeduku dan Pondodaha,” ujar Maizar Helmi, Tim Respon DMC Dompet Dhuafa untuk banjir Sulawesi Tenggara.

Di sejumlah tempat, terutama di Desa Labangga, Kecamatan Andowia dan sekitarnya, ketinggian air mulai surut. Ketinggian yang mulanya mencapai 3 meter, kini berangsur surut hingga 50 cm.

Dalam melakukan proses evakuasi korban, tim DMC bekerjasama dengan BPBD Konawe, Basarnas, PMI, Satpol PP, TNI dan relawan lainnya. Pada pos pengungsian, tim DMC turut dibantu oleh tenaga relawan lokal Konawe.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala serius dalam proses evakuasi. Kami bekerja sama dengan BPBD Konawe, Basarnas, PMI, Satpol PP, TNI dan relawan lainnya. Misi kami sama, sehingga sudah terbentuk satu frekuensi,” ujar Maizar.

Ditambahkannya, korban banjir di pengungsian mulai terserang penyakit. Kebanyakan mereka terserang gatal-gatal, muntah, flu, hingga diare. Saat ini kebutuhan darurat yang dibutuhkan olah para pengungsi yakni makanan, air minum, selimut, pakaian, perlengkapan bayi dan obat-obatan.

- Advertisement -