BMKG Prediksi Desa Bantarhuni Indramayu Terancam Kekeringan Ekstrem

12 views
Ilustrasi kekeringan
- Advertisement -

MAJALENGKA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memprakirakan Desa Bantarhuni yang berada di Kabupaten Indramayu terancam kekeringan ekstrem.

Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi Ahmad Faa Iziyn mengatakan di daerah tersebut akan terjadi hari tanpa hujan secara berturut-turut selama lebih dari 60 hari dan itu diprakirakan akan menyebabkan kekeringan ekstrem.

Untuk itu ia mengimbau agar warga dan Pemerintah terkait bisa meminimalkan adanya kekurangan pasokan air bersih selama tidak adanya hujan di daerah itu.

“Di daerah Gantar itu diprakirakan tidak hujan berturut-turut lebih dari 60 hari, sehingga harus diwaspadai,” ujarnya.

Faiz melanjutkan selain di Kabupaten Indramayu, kekeringan juga mengancam daerah lainnya seperti Kabupaten Majalengka dan Cirebon.

Sementara Bupati Indramayu Supendi juga sudah menginstruksikan semua elemen baik dari pemerintah maupun warga untuk waspada terhadap bencana kekeringan, terutama wilayah yang sering terdampak.

“Camat harus turun ke desa-desa, jika ditemukan ada desa yang krisis air, segera koordinasi untuk disuplai air,” katanya, dilansir Antara.

Menurut Supendi, bencana kekeringan di Indramayu harus bisa diantisipasi sedini mungkin, agar tidak menimbulkan kegelisahan bagi semua warga.

 

- Advertisement -