PBB Sebut Penjaga Libya Tembaki Pengungsi yang Melarikan Diri dari Serangan Udara di Tripoli

10 views
Ilustrasi kondisi ddi salah satu wilayah Tripoli setelah adanya serangan udara
- Advertisement -

LIBYA – PBB mengatakan memiliki informasi bahwa penjaga Libya menembaki migran dan pengungsi yang berusaha melarikan diri dari serangan udara yang menewaskan sedikitnya 60 orang dan melukai 77 lainnya di pusat penahanan di dekat ibu kota, Tripoli.

Namun penjaga keamanan di fasilitas pemboman yang diwawancarai oleh Al Jazeera membantah tuduhan pada  Kamis (4/7/2019).

Laporan dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan dua serangan menabrak garasi kosong dan hangar yang menampung sekitar 120 orang di pusat di Tajoura, sebelah timur Tripoli, Selasa malam.

“Ada laporan bahwa setelah dampak pertama, beberapa pengungsi dan migran ditembaki oleh penjaga ketika mereka mencoba melarikan diri,” katanya.

Laporan itu menambahkan jumlah korban jiwa dari serangan udara yang tidak diklaim bisa meningkat. Setidaknya enam anak termasuk di antara mereka yang terbunuh.

Sekitar 500 orang masih ditahan di pusat penahanan Tajoura, dengan empat warga Nigeria akan dibebaskan ke kedutaan Nigeria pada hari Kamis dan sebuah rencana untuk 31 wanita dan anak-anak untuk dikirim ke fasilitas keberangkatan badan pengungsi PBB di Tripoli.

Libya adalah salah satu titik keberangkatan utama bagi para migran dan pengungsi Afrika yang melarikan diri dari kemiskinan dan perang untuk mencapai Eropa dengan kapal, tetapi banyak yang dicegat di laut dan dibawa kembali oleh penjaga pantai Libya,  dengan persetujuan dari Uni Eropa.

 

- Advertisement -