Sekelumit Kisah Bersama Sutopo Purwo Nugroho

44 views
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulanagan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. Foto:BNPB
- Advertisement -

“Hari ini saya blm sempat bikin release. Sakit kanker saya sakit sekali rasanya. Dada dan punggung nyeri sehingga blm bisa ngetik. Mohon maaf.” (Sutopo PN (14/8/2018)

Demikian jawaban dari percakapan daring oleh Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Humas dan Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), 14 Agustus 2018, kepada KBK ketika mengkonfirmasi tentang bencana Gempa Lombok. Meskipun ia tidak bisa mengirim rilis di hari itu, esok harinya ternyata sebuah rilis meluncur ke gawai redaksi KBK. Rilis itu berjudul : DAMPAK GEMPA LOMBOK: 460 ORANG MENINGGAL DUNIA DAN KERUGIAN EKONOMI 7,45 TRILYUN RUPIAH.

Sungguh luar biasa, KBK yakin Sutopo di saat itu pasti masih kesakitan dan berada di ranjang perawatan. Redaksi yang menerima rilis menjadi terharu. “Pengabdian Pak Topo sungguh luar biasa, karena kemarin dia masih mengerang kesakitan karena gangguan kankernya, tapi hari ini ia masih menyempat mengirimkan rilis. Padahal redaksi sudah ikhlas untuk tidak menerima informasi dari BNPB dan memberikan kesempatan seluasnya untuk Pak Sutopo mengobati sakitnya. Tapi dia tetap membuat dan mengirimkan rilis itu ke redaksi keesokan harinya.”

Ia memang dikenal sangat dekat dengan wartawan, informasi apapun tentang bencana yang ditangani BNPB ia tidak pelit memberikan, dalam kondisi apapun dan kapanpun ia selalu berijawaban atas kebutuhan informasi itu. Kecuali ia benar-benar tidak bisa karena harus menjalani perawatan. Namun, terkadang dalam kondisi masih dirawat dan dengan infus kiri kanan ia tetap saja memberikan informasi yang dibutuhkan wartawan, meskipun dokter sudah memperingatkan.

Dedikasi kerja terhadap informasi kebencanaan, yang dilakukan Sutopo sungguh luar biasa. Rasa sakit itu sering ia sembunyikan. Bertemu dengan teman-teman wartawan dan relawan kebencanaan ia sangat senang sekali. Apalagi Kantor Berita Kemanusiaan, yang beritanya banyak mengangkat masalah bencana, sosok Sutopo menjadi mitra kerja yang luar biasa.

- Advertisement -