Pakem Hewan Ternak Dompet Dhuafa

10 views
Peternak mitra Dompet Dhuafa di Cianjur menggiring kambingnya di sore hari
- Advertisement -

JAKARTA (KBK) – Jelang Idul Adha Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk berkurban melalui semangat #JanganTakutBerkurban. Kendati kurban yang dilakukan Dompet Dhuafa tak dapat disaksikan langsung oleh pekurban, namun kambing yang dikurbankan telah digaransi layak secara syariat mau pun bobot.

Syaifulah Pendamping Ternak dari Karya Masyarakat Mandiri ketika mendampingi Kelompok Ternak Al-Ikhwan di Cianjur, Jawa Barat mengatakan selain sesuai syariat islam, hewan kurban di Dompet Dhuafa juga harus berada di atas bobot 23 kilogram.

“Biasanya ada kambing kacang secara usia lolos, secara kesehatan lolos tetapi sangat kurus,” ujar Syaifulah.

Untuk di Dompet Dhuafa kambing yang digemukan berasal dari indukan yang bermutu dan H-21 jelang Idul Adha bila si kambing belum memenuhi bobot minimal 23 kg, maka kambing tak boleh dikurbankan.

“Pakem yang ditetapkan kami seperti itu. Ini telah menjadi standar pakem DD karena ikhtiar kami kepada pekurban sangat tulus,” kata Syaifulah.

Bila tak lolos diambang batas bobot 23kg, maka dampak terburuknya adalah putus kerjasama dengan mitra ternak.

“Memang kejam tetapi kita tetapkan standar pakem tadi. Untuk bobot kambing kami berkisar di angka 23-28 kg dan kambing premium 28-35 kg,” tambahnya.

Menyoal kemitraan Dompet Dhuafa gunakan pola seleksi, mitra di Dompet Dhuafa bukan sekedar berjualan hewan kurban tetapi juga melakukan pemotongan, distribusi dan penyembelihan.

Saat ini Dompet Dhuafa memilik 77 mitra kelompok ternak yang terdiri dari ratusan peternak tersebar di 21 provinsi.

- Advertisement -