BMKG: Pola Angin di Ekuator Picu Gelombang Tinggi di Seumlah Perairan Indonesia

29 views
Ilustrasi gelombang pasang/ Foto: saibumi.com
- Advertisement -

KUPANG – Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau, Ota Welly Jenni Thalo mengatakan pola angin di wilayah ekuator memicu gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan laut di Indonesia.

“Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan 4-20 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 4-25 knot,” kata Ota Welly Jenni Thalo di Kupang, Jumat (12/7/2019).

Sementara kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Bengkulu-Enggano, perairan barat Lampung, perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa Barat, Perairan Merauke dan Laut Arafuru.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Berdasarkan prakiraan BMKG, tinggi gelombang 1,25-2,50 meter berpeluang terjadi di Selat Wetar, Selat Sape bagian selatan.

Sementara tinggi gelombang 2,50 – 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Selat Sumba, Laut Sawu, perairan selatan Pulau Sumba, Samudera Hindia selatan NTT, perairan selatan Kupang-Pulau Rote, laut Timor selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dia berharap agar operator dan nelayan dapat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

Dia juga meminta masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

- Advertisement -