Penggalanan Dana Diyat Capai Rp15 Miliar, WNI Asal Majalengka Selamat dari Hukuman Mati di Saudi

50 views
Ilustrasi : Hukum mati
- Advertisement -

JAKARTA – Dubes RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengatakan warga negara Indonesia (WNI) asal Majalengka selamat dari ancaman hukuman mati.

Ety binti Toyyib Anwar adalah WNI yang bekerja di Kota Taif, Arab Saudi, dan  dituduh menjadi penyebab majikan sakit dan meninggal dunia.

Dia selamat dari ancaman hukuman mati setelah penggalangan dana diyat  mencapai jumlah yang diminta oleh ahli waris yakni sejumlah empat juta riyal Saudi atau setara dengan Rp 15,2 miliar.

Keluarga majikan menuntut hukuman mati qishas. Namun, setelah negosiasi yang panjang dan alot, keluarga majikan bersedia memaafkan dengan meminta diyat sebesar empat juta riyal Saudi.

Agus mengatakan, dana tersebut merupakan hasil sumbangan (tabarru’ ) dari para dermawan berbagai pihak di Indonesia.

Terkait penggalangan dana tersebut, Agus menyampaikan, sebagai pelayan WNI di Arab Saudi, KBRI berkomitmen untuk selalu mengupayakan yang terbaik bagi para WNI. “Sejak tiba di sini 2016, kami menempatkan diri sebagai khadim al-Indunisiyyin, atau pelayan bagi Warga Negara Indonesia,” ujarnya, dilansir Republika.co.id, Jumat (12/7/2019).

 

- Advertisement -