BNPB : Gempa Halmahera, 2.000 Orang Mengungsi

44 views
Gempa Halmahera Selatan. Foto: Antara
- Advertisement -

HALMAHERA – Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dua korban meninggal akibat gempa di Halmahera Selatan teridentifikasi berasal dari Desa Gane Luar dan Desa Papaceda, sedangkan para pengungsi terbanyak diketahui berada di Kecamatan Bacan Selatan, yakni mencapai 1.000 orang. Para korban telah mendapatkan penanganan darurat dari pemerintah daerah dan institusi terkait lainnya.

“Dilaporkan, dua orang meninggal. Dan 2.000 orang lebih mengungsi,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan pers, Senin (15/7).

Dia menyebut, gempa juga berdampak pada kerusakan bangunan dan infrastruktur lain. Tercatat berdasarkan informasi yang dia himpun, kerusakan unit rumah di Desa Ranga Ranga, Kecamatan Gane, Timur berjumlah 20 unit, Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat 28 unit, dan Desa Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara 6 unit. Ketiga desa ini berada di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan. Sedangkan kerusakan rumah di Desa Kluting Jaya, Kecamatan, Weda Selatan, Halmahera Tengah 5 unit, sedangkan kerusakan dua unit jembatan terjadi di Desa Saketa.

Hingga kini, kata dia, beberapa kendala dihadapi dalam penanganan darurat. Akses jalan ke lokasi terdampak hanya melalui laut dikarenakan akses jalan darat masih belum terbangun. Rute yang dapat ditempuh yaitu rute Ternate-Sofifi melalui speed boat dan dilanjutkan perjalanan darat dari Sofifi menuju ke Saketa. Kemudian Ternate ke Labuha dengan pesawat atau kapal feri. Labuha menuju ke Saketa membutuhkan waktu 5 jam dengan speed boat.

Seperti dilansir Republika, berdasarkan laporan BPBD Halmahera Selatan, kata dia, masyarakat pesisir pantai masih mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi. Beberapa gempa susulan juga terjadi setelah gempa bermagnitudo 7,2 tersebut melanda. BMKG mencatat, setidaknya terdapat 65 kali gempa susulan dengan kedalaman rata-rata 10 kilometer (km) hingga 15 Juli 2019, pukul 07.00 WIB.

- Advertisement -