Gempa Bali Rabu Pagi Disebabkan Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

27 views
- Advertisement -

JAKARTA – Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono mengatakan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia menyebabkan gempa tektonik bermagnitudo 4,9 mengguncang sebagian besar wilayah Bali, Jawa Timur, hingga Lombok pada Rabu (24/7/2019), pukul 08.29 WIB

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut dibangkitkan oleh deformasi kerak bumi dengan mekanisme pergerakan kombinasi naik-mendatar (oblique thrust fault).

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di daerah Kuta (Bali) dalam skala intensitas IV MMI, Denpasar, Banyuwangi, dan Jember III MMI, Gianyar, Tabanan, dan Lombok Utara II MMI.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami,” katanya, dilansir Antara.

Beberapa warga di Kuta dan Badung, Bali, dan selatan Banyuwangi sempat berlarian keluar rumah akibat terkejut dan panik dengan guncangan gempa yang terjadi dengan tiba-tiba.

Hasil monitor BMKG hingga pukul 9.30 WIB belum terjadi aktivitas gempa susulan, untuk itu masyarakat diimbau agar tetap tenang.

- Advertisement -