PBB: Tiga Juta Warga di Idlib Terjebak Kekerasan yang Mengerikan

16 views
Ilustrasi Evakuasi seorang anak yang tewas akibat serangan gas kimia di Idlib/ reuters
- Advertisement -

SURIAH – Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan sekitar 3 juta warga sipil di Idlib dan daerah sekitarnya terjebak kekerasan, sepertiga dari mereka adalah anak-anak.

Juru bicara OCHA Jens Laerke mengatakan banyak dari anak-anak yang terjebak kekerasan ini tidak tahu apa-apa selain perang, dan situasi itu sangat mengerikan bagi semua orang, terutama untuk anak-anak.

“Koordinator bantuan darurat kami, Mark Lowcock, pekan lalu berbicara melalui tautan video dengan sebagian dari mereka, dan mereka memberitahunya bahwa mereka takut, terlantar, dan bahwa mereka serta sekolah mereka dibombardir dan mereka menginginkan pemboman dihentikan. Jika suara putus asa anak-anak ini memiliki nilai atau bobot, maka melancarkan lebih banyak penembakan, lebih banyak serangan udara dan lebih banyak kekerasan adalah jawaban yang salah,” kata Laerke, dilansir VOA, Rabu (7/8/2019).

PBB melaporkan 440 ribu orang terlantar di provinsi Idlib dan sejak akhir April, setidaknya 450 warga sipil, banyak dari mereka adalah anak-anak, tewas. Laerke mengatakan banyak infrastruktur penting, mulai dari sekolah, rumah sakit, pasar, tempat ibadah – telah dibom dalam periode ini.

Beberapa dari rumah-rumah sakit itu dibom setelah koordinat, yang menunjukkan lokasi fasilitas-fasilitas itu, diketahui Rusia dan Suriah.

“Kami telah mengoperasikan mekanisme peredam konflik. Terjadi banyak perdebatan tentang keampuhan mekanisme itu — apakah benar-benar, khususnya, melindungi fasilitas kesehatan. Terus terang, ini adalah pertanyaan terbuka, apakah mekanisme ini harus dan akan berlanjut,” tambahnya.

 

- Advertisement -