Mudahkan Masyarakat Beramal, DD Tekno dan Finnet Sediakan Layanan Teknologi Keuangan Digital

50 views
- Advertisement -

JAKARTA – Duta Danadyaksa Teknologi (DD Tekno) yang merupakan entitas Dompet Dhuafa bersinergi dengan PT.Finnet Indonesia (Finnet) menyediakan layanan teknologi keuangan digital guna memudahkan masyarakat untuk beramal menggunakan platform Finpay Payment Gateway milik Finnet.

“Kami akan mengoptimalkan solusi pembayaran online dari Finnet. Bila dulu orang berdonasi dan bekurban hanya dengan mendatangi gerai dan jarak dari rumah ke gerai terkadang membuat orang enggan menunaikan niatnya. Dengan Finpay masyarakat dapat berkurban lebih mudah.” ujar  Direktur Utama DD Tekno Prima Hadi Putra, dalam acara penandatanganan kerja sama di kantor Finnet Telkom Landmark Tower lantai 28.

Kurang lebih lima tahun Dompet Dhuafa menerapakan dan mengembangkan digitalisasi pada semua sektor donasinya. Selama itu pula, lembaga filantropi islam tersebut belajar banyak hal untuk memudahkan siapapun bergabung dalam gerakan kebaikan, salah satunya diterapkan di Tebar Hewan Kurban (THK).

Keberadaan THK sejak 1994, tentu memberikan kemudahan bagi para pekurban untuk berbagi berkah daging kurban ke pelosok nusantara. Banyak pilihan, tentu juga banyak alasan untuk menentukan kemana kurbannya disalurkan.

Senada dengan Prima, Direktur Utama Finnet Paulus Djatmiko menyampaikan rasa syukur dan senangnya, “Saya percaya kerjasama ini mampu membawa berkah bagi kedua belah pihak, ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Harapannya semoga kerja sama ini berjalan baik dengan banyaknya masyarakat yang terbantu.” ungkap Paulus.

“Saat ini Finnet telah bekerjasama dengan 122 biller baik itu di industri telekomunikasi, utility, asuransi, pajak, TV berbayar, Miltifinance, Transportasi dan Edukasi. Kemudian Finnet juga telah terkoneksi dengan 100 ribu outler dan 90 bank baik itu bank BUMN, Bank Swasta maupun Bank Daerah. Dengan pengalaman 13 tahun di industri financial teknologi, Finnet telah mengelola lebih dari 1,2 miliar transaksi petahun dengan jumlah dana yang dikelola sebanyak 132 triliun di tahun 2018.” jelas Paulus Djatmiko, dalam rilis yang diterima KBK, Sabtu (10/8/2019).

- Advertisement -