Ekstremis Israel Serbu Masjid Al Aqsa Sesaat Sebelum Sholat Idul Adha, 61 Palestina Terluka

679 views
Ilustrasi bentrokan warga Palestina dengan pasukan Israel di Masjid Al Aqsa
- Advertisement -

YERUSALEM – Ratusan pemukim Yahudi pada Minggu (11/8/2019) memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

“Sejak pagi, lebih dari 1.729 pemukim Yahudi telah memasuki kompleks,” Firas al-Dibs, juru bicara Otoritas Endowmen Keagamaan Yerusalem.

Dia menambahkan jika serbuan pemukim didukung oleh petugas polisi Israel.

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa 61 orang Palestina terluka setelah pasukan Israel menyerang para jamaah dengan peluru karet, gas air mata dan pentungan.

“Para jamaah luka sedang dan 16 dari mereka dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut,” tambahnya, dilansir Anadolu.

Akibatnya, Wakaf Islam di Yerusalem memutuskan untuk menunda sholat Idul Adha  menjadi jam 7.30 pagi, dari jam seharusnya pukul 6.30 pagi.

Organisasi-organisasi Yahudi ekstremis, yang dikenal luas sebagai kelompok-kelompok Temple Mount, menyerukan penggerebekan besar-besaran terhadap Al-Aqsa pada Minggu.

Bagi umat Islam, Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga di dunia. Orang-orang Yahudi, untuk bagian mereka, menyebut daerah itu sebagai “Gunung Kuil”, mengklaim itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Sementara Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967.

- Advertisement -