Kapal Jurusan Alam Baka, Siapa Serta?

378 views
KM Ihzar yang membawa penumpang dan muatan berlebihan terbakar di perairan P. Bokori, Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (17/8) . Sudah waktunya pengawasan keselamatan angakutan laut dibenahi demi mencegah musibah beruntun.
- Advertisement -

ANGKUTAN laut di negeri ini tidak jauh-jauh dari musibah, seperti baru saja dialami KM Izhar yang terbakar di perairan P. Bokori, Konawe, Sulawesi Tenggara, Sabtu (17/8).

Sejauh ini dilaporkan empat penumpang tewas, tiga lainnya belum ditemukan. Penyebab musibah, alasan klasik seperti terjadi pada musibah-musibah pelayaran sebelumnya: cuaca buruk dan jumlah penumpang melebihi kapasitas kapal.

Menurut Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Kendari, Benyamin Ginting, sesuai manifest kapal untuk penerbitan Surat Perintah Berlayar (SPB), KM Izhar seharusnya hanya diizinkan mengangkut max. 33 penumpang.

Namun saat musibah, kapal nahas itu berlayar dengan sekitar 70-an penumpang atau dua kali lipat kapasitas angkutnya, dan yang juga menyimpang, KM Izhar berangkat lebih cepat dari jadwal.

Yang terasa aneh, Ginting malah tidak tahu kenapa kapal dengan kelebihan muatan bisa berlayar, juga dengan keberangkatan lebih cepat yakni Jumat mejelang tengah malam, pukul 23.30 WIT, padahal jadwal semula yakni Sabtu pukul 05.00 WIT.

“Nanti, akan saya tanyakan pada nakhodanya, “ kata Ginting seraya menambahkan, berdasarkan SPB yang berlaku 24 jam, KM Izhar berlayar dari pelabuhan Kendari menuju Salabangka, Morowali, Sulawesi Tengah.

Menurut dia, kapal bisa saja berangkat dalam bentang waktu tersebut, namun seharusnya nakhoda mengonfirmasi keberangkatan di luar jadwal pada petugas shahbandar.

Namun Ginting menampik tudingan pihaknya kecolongan, padahal secara logika, memang janggal jika kapal dengan 70-an penumpangnya meninggalkan pelabuhan tanpa sepengetahuan syahbandar dan segenap jajarannya, kecuali kapal dan penumpangnya siluman.

KM Izhar yang terbuat dari kayu milik PT Jatarim Binau Lines dan berbobot 89 GT terbakar habis akibat api diduga tiba-tiba muncul dari mesin setelah satu jam dalam pelayaran.

- Advertisement -