RW Bukan Sangkuriang

1.330 views
Upacara bendera HUT RI ke 74 di RW 01 Kaveling DKI Cipayung Jaktim, dengan pembina upacara Ketua RW H. Fadjriansyah.
- Advertisement -

PERINGATAN HUT RI ke 74, kemarin berlangsung meriah di mana-mana. Itu petanda rasa syukur rakyat, atas perjuangan para pendahulu kita merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, baik itu Belanda maupun Jepang. Di Jakarta misalnya, sejak awal hingga akhir bulan Agustus semua warga kota diserukan mengibarkan bendera Merah Putih di rumah masing-masing. Tapi agak unik di era Gubernur Anies Baswedan Ph.D sekarang ini, seruan kibarkan merah putih baru mulai 14 Agustus. Paling konyol, instruksi setiap RW menggelar upacara bendera baru dikeluarkan 14 Agustus 2019, 2 hari sebelum HUT RI ke-74 berlangsung. Padahal RW itu bukan Sangkuriang sakti yang bisa kerja secara dadakan.

Tanpa disuruh pun warga Jakarta sudah tahu setiap menjelang 17 Agustus harus kibarkan bendera Merah Putih. Sebagaimana di tempat lain, dari RT hingga RW berlomba menggelar peringatan HUT RI dengan berbagai perlombaan. Semakin banyak sponsor, semakin meriah acara berlangsung, dengan hadiah-hadiah yang cukup menarik. Lomba panjat pinang, adalah acara yang selalu ditunggu setiap warga.

DI era Gubernur Jarot instruksi upacara bendera HUT RI 2017 tingkat RW, dikirimkan jauh-jauh hari. Tahun 2018 tak ada upacara itu, karena kesibukan Pemilu. Tapi tahun 2019, Gubernur DKI Anies Baswedan Ph.D instruksikan baru tgl. 14 Agustus 2019. Perintah model Sangkuriang ini benar-benar bikin para RW jadi kelabakan dibuatnya.

Di akhir-akhir pemerintahan Gubernur Jarot Saiful Hidayat, instruksi pengibaran sang Merah Putih sambut HUT RI dimulai per 1 Agustus. Beda dengan biasanya, pada HUT RI ke 72, RW di seluruh DKI Jakarta diinstruksikan menggelar upacara bendera HUT RI pada 17 Agustus 2017. Perintah itu jauh-jauh hari Pemprov DKI, sehingga RW-RW bisa mempersiapkan dengan waktu yang longgar.

- Advertisement -