ANOMAN DUTA (1)

4.624 views
Anoman-Anggodo pun berantem. Maunya Anoman sekedar formalitas saja, kan masih bersaudara.
- Advertisement -

BERKAT keberhasilannya membunuh Resi Subali dan Dewi Tara kembali jadi milik Sugriwa, Ramawijaya berhasil menjadi penguasa Pancawati tanpa melalui Pilkada. Sugriwa pun sebagai pemilik asli negeri Pancawati rela hanya menjadi patih. Bagi dia, kenikmatan punya istri kembali lebih penting, ketimbang kenikmatan menjadi raja di Pancawati yang PAD-nya kecil, hanya sekitar buah-buahan berupa pepaya, mangga pisang jambu, yang dibawa dari Pasar Minggu. Tapi memang itulah makanan pokok kawula Pancawati yang terdiri dari kaum kera.

Sebaliknya Ramawijaya, meski telah menjadi raja di Pancawati, dia terus ngejomblo tanpa istri, gara-gara Dewi Sinta, dicolong oleh Prabu Dasamuka dari Ngalengkadiraja. Resikonya setiap malam kedinginan, tidur hanya ditemani guling tanpa makna. Pernah Patih Sugriwa menyarankan, dalam kondisi darurat kan bisa cari istri secara online. Tapi Prabu Ramawijaya tidak mau. Di samping mengkhianati cinta Dewi Sinta, juga membebani anggaran negara. Masa begituan saja 1 jam sampai Rp 85 juta.

“Jika tak mau pakai dana APBN, kan bisa pakai DOR (Dana Operasional Raja), Sinuwun,” saran Patih Sugriwa.

“Enggaklah, DOR lebih baik saya bawa pulang, buat tabungan di hari tua nanti.” Jawab Prabu Rama yang merupakan penguasa ekonomis.

Justru saking cintanya pada Dewi Sinta, seminggu setelah menjadi penguasa program kerja pertamanya adalah membebaskan kembali Dewi Sinta dari cengkeraman Prabu Dasamuka. Informasi ini dulu jelas diperoleh dari burung Jatayu yang nyaris mati setelah perang udara dengan Dasamuka. “Dewi Sinta dibawa kabur Dasamuka raja Ngaleng…..,” kata burung Jatayu kala itu, kemudian tewas. Oleh Prabu Rama dan Lesmana, mayatnya segera dikuburkan di TPU San Diego Hill.

Kala itu Ramawijaya masih bingung, Dasamuka dari Ngaleng itu tokoh apa dan dari mana. Untung ada Wikipedia di Mbah Google, sehingga dengan cepat diperoleh data-datanya. Ternyata Dasamuka adalah raja Ngalengkadiraja, yang sebetulnya telah memiliki istri Dewi Tari, tapi rupanya masih kurang, sehingga ingin mengawini Dewi Sinta titisan Widowati, demi melaksanakan program “wayuh bersyariah” (poligami).

- Advertisement -