PBB Khawatirkan Libya Akan Hancur dalam Perang Saudara

555 views
Sekjend PBB Antonio Guteres. Foto: Anadolu Agency
- Advertisement -

JENEWA – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dia khawatir Libya akan berakhir dalam “perang saudara”  kecuali jika ada langkah-langkah segera dilakukan untuk mengakhiri konflik.

“Kecuali jika tindakan diambil dalam waktu dekat, sangat mungkin bahwa konflik saat ini akan meningkat menjadi perang saudara penuh,” kata Guterres, Kamis (29/8/2019).

Dia mengakui perlunya dukungan masyarakat internasional dalam menemukan solusi politik bagi negara itu, di mana pasukan yang setia kepada Khalifa Haftar melancarkan serangan untuk mengambil ibu kota Tripoli dari Pemerintah Kesepakatan Nasional yang diakui PBB pada awal April.

“Saya mendesak semua pihak untuk berhenti menggunakan senjata peledak, termasuk dengan pengeboman udara atau penembakan, di daerah-daerah berpenduduk karena kemungkinan efeknya tanpa pandang bulu,” tulis sekretaris jenderal itu, dikutip Alarabiya.

Pertempuran di pinggiran Tripoli telah menyebabkan 1.000 orang tewas dan 120.000 orang terlantar sejak awal serangan Haftar.

“Solusi politik untuk konflik Libya membutuhkan dukungan penuh dan bersatu dari komunitas internasional,” kata Guterres.

“Saya prihatin dengan kehadiran pejuang asing dan tentara bayaran yang dipekerjakan oleh pihak-pihak yang terlibat konflik di Libya serta oleh masuknya senjata ke negara itu,” katanya, menyerukan kepatuhan ketat terhadap embargo senjata yang berlaku sejak 2011.

 

- Advertisement -