PBB Desak India Pastikan 2 Juta Warga Assam Dapatkan Kewarganegaraan

355 views
warga Assam teranvam dideportasi jika tidak menunjukan dokumen warisan/ Reuters
- Advertisement -

JENEWA – Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi, mendesak pihak berwenang India agar mengambil langkah-langkah untuk memastikan tidak ada seorang pun di negara bagian Assam yang tidak berkewarganegaraan.

Juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, UNHCR, Babar Baloch mengatakan kepada di Jenewa, Swiss bahwa segala cara harus ditempuh guna memastikan hal itu tidak terjadi.

“Yang kami minta kepada India adalah memastikan bahwa akses yang memadai ke informasi, bantuan hukum dan jalan lain yang sesuai hukum, sesuai mandat UNHCR dan standar internasional, dipatuhi sehingga orang tidak dibiarkan tanpa kebangsaan,” tukasnya, dikutip VOA.

Orang-orang itu diberi waktu 120 hari untuk membuktikan kewarganegaraan mereka di hadapan badan-badan peradilan semi regional. Mereka yang dianggap imigran ilegal bisa naik banding ke pengadilan yang lebih tinggi.

Menurut Baloch mengakui khawatir banyak orang yang tidak memiliki akses ke informasi dan dokumentasi yang tepat dan tidak memiliki sarana keuangan untuk proses banding, akan berakhir tanpa kewarganegaraan.

“Kami mendesak pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang mengurangi risiko kemungkinan ada orang yang kehilangan kewarganegaraan sebagai akibat praktik ini. Kami mendengar beberapa pernyataan yang menggembirakan dari Kementerian Luar Negeri bahwa mereka akan memastikan semua orang yang telah dikeluarkan memiliki akses ke hak-hak mereka,” tambah Baloch.

UNHCR memperingatkan, setiap proses yang bisa menyebabkan hampir 2 juta orang di negara bagian Assam tanpa kebangsaan akan menjadi pukulan besar bagi upaya global untuk memberantas ketiadaan kewarganegaraan.

 

- Advertisement -